Sabtu, 23 Januari 2010

MA YSPIS | RENUNGAN

UNTUK SEBUAH AWAL

Sajak ataupun puisi yang kutulis
Memanglah tak romantis
Tapi, mungkin agak sedikit puitis
Teruntukmu yang manis
Senyum yang membuatku lupa cara untuk menangis
Lupakan pada orang-orang sadis
Lupakan pada orang bengis
Yang jadikanku bagai pasir terkikis
Kini, terlintas senyummu yang manis
Obati hati yang tertusuk dan teriris
Oleh tajamnya keris
Kau bawaku ke osiris
Kau berikan sejuta warna dan rasa bagai sinar cosmis
Kau, dihatiku terlukis
Bagai pelangi diantara gerimis
Yang senantiasa memberi warna
Di setiap langkah hidup yang kulalui